Categories
Uncategorized

Pantun Adat

Pantun Adat – Pantun adalah salah satu hasil karya sastra yang digolongkan sebagai puisi kuno Malaysia. Munculnya Pantun terkait erat dengan budaya kita yang berbeda, budaya nusantara. Berbagai produk budaya lainnya di nusantara, sajak juga mengandung nilai-nilai kearifan lokal yang patut dicontoh dan menawarkan perlindungan sebagai generasi penerus bangsa.

Penggunaan pantun bukan hanya media sosial seperti mengetahui, bercanda, mengungkapkan perasaan, tetapi juga bisa menjadi pantun tradisional yang mengajarkan identitas negara itu sendiri.

Pantun-Adat
Pantun Adat

Nah, untuk ini, artikel ini akan memberikan beberapa contoh pantun yang biasa, jadi lihat penjelasan di bawah ini agar semua teman mengerti

Pahami pantun yang umum

Apa yang dimaksud dengan sajak adat budaya? Ini adalah patun yang dapat digunakan sebagai salah satu identitas suatu negara.

Tentu saja, jika tidak ada kebiasaan di suatu negara, wilayah atau negara tidak memiliki properti yang dapat digunakan sebagai simbol.

Jadi akan sulit bagi sejumlah negara lain untuk mengenali kita.

Misalnya di negara kita, khususnya Indonesia, di mana ada kebiasaan yang sangat berbeda.

Indonesia dapat diklasifikasikan sebagai salah satu negara terbesar di dunia dengan kapasitas geografis dan kepadatan penduduk yang sangat tinggi.

Selain luas dan ukuran volume kepadatan penduduk, yang di negara ini juga terdiri dari berbagai pulau yang sangat umum, dengan satu karakteristik atau karakteristik yang tentunya berbeda dari pulau ke pulau.

Fitur Pantun

Pantun memiliki candi yang terdiri dari beberapa garis dari setiap kamar. Dimana disusun dalam ayat 4 baris. Ini termasuk:

  1. Setiap baris terdiri dari 8 hingga 12 suku kata.
  2. Setiap baris terdiri dari 4 hingga 6 kata.
  3. Di mana semua ayat sajak terdiri dari Sampiran dan juga isinya.
  4. Di mana baris pertama dan kedua adalah sampiran, sedangkan baris ketiga dan keempat senang.
  5. Setiap pantun memiliki a-b-a-b dan juga a-a-a-a.
  6. Catatan: properti sajak adalah yang telah kami jelaskan di atas. Ini adalah bagian yang sangat penting, jadi kita harus bisa mengenali beberapa sifat sajak sehingga kita nanti bisa membedakan antara sajak dan puisi lama.

Contohnya pantutadate tradisional Indonesia

Pergi ke taman bunga di pagi hari
Bunga merah yang disebut mawar
Jika hidupnya ingin akur
Hormati kebiasaan budaya

Siap untuk liburan di kota Surabaya
Jangan lupa pergi ke rumahmu
Negara kita memiliki ribuan budaya
Adat memiliki identitas nasional yang tinggi

Pergi ke mal untuk membeli mangga
Mangga memiliki manajer distrik
Mari menjadi sahabat terbaik kita bersama
Semangat untuk mempertahankan kebiasaan

Anda berniat memasarkan lusa
Direncanakan untuk membeli semangka
Adat tersebar luas di seluruh Indonesia
Sebagai identitas nasional

Di sisi sawah Anda melihat angsa
Angsa berenang di rawa
Jika tidak melestarikan adat budaya
Identitas nasional telah berakhir

Baca Juga :