Categories
Uncategorized

Bus Pariwisata berbahan bakar listrik dari swedia

Scania dan Volvo adalah pabrikan asal Swedia saat ini berlomba- lomba buat memperkenalkan bus- bus berteknologi besar yang ramah area. Sehabis sukses dengan bermacam- macam mesin diesel yang hemat bahan bakar, Scania meningkatkan bis elektrik. Tahun 2019, bis yang battere- nya dapat diisi ulang tanpa kabel mulai beroperasi buat kota Södertälje.“ Scania jadi bis asal Swedia awal yang menguji- coba bis yang dapat di- charge tanpa kabel,”

Scania mengambil langkah besar dengan mengawali investasi dalam pengembangan bis listrik ini. Riset intensif sudah dicoba pabrikan itu buat memilah teknologi yang pas yang dapat mengambil alih kerja mesin. Riset ini pula mencakup mungkin bis dapat melaksanakan pengisian tanpa kabel lewat jalan yang terelektrifikasi.

Pengembangan produk Scania ini merupakan hasil kerjasama Institute Teknologi Kerajaan Swedia/ Royal Institute of Technology( KTH). Proyek itu dicoba dalam Laboratotium Transportasi yang dibangun keduanya. Otoritas tenaga Swedia, Swedish Energy Agency hendak sediakan dana 9, 8 juta Swedia Krone( SEK).

Perinci spesifikasi bis yang hendak beroperasi di kota tempat Scania bermarkas itu belum di informasikan. Bis ini jadi bis hibrida elektrik awal mereka yang berbasis Scania City Bis. Mereka merancang bis dapat beroperasi dengan keadaan riil di lapangan pada Juni 2016. Terdapat satu terminal dari sekian banyak terminal yang dilalui yang hendak dirancang dapat melaksanakan pengisian. Targetnya, bis dapat mengisi listrik tanpa lewat kabel dalam waktu enam- tujuh menit.

Penyaluran listrik dicoba lewat permukaan jalur di seputar terminal.“ Tujuan utama pengetesan laapangan( nanti) buat mengevaluasi teknologi yang digunakan dalam keadaan sebetulnya,” kata Nils- Gunnar Vågstedt, Head of Scania Hybrid System Development Department.

Kemampuan penghematan tenaga tidak terbarukan sangat besar dengan pergantian orientasi sumber tenaga buat bis. Vågstedt menarangkan, langkah yang diresmikan otoritas transportasi Södertälje sangat maju. Scania mencatat, bila suatu kota mengoperasikan layanan sewa bus pariwisata maupun bus reguler , hingga pemakaian 50 juta liter bahan bakar minyak dapat dikurangi. Bayaran operasional dapat dihemat sampai 90 persen.“ Terdapat beberapa kemampuan penghematan yang dapat dicoba. Uji lapangan di Södertälje, merupakan langkah maju buat meng- elektrifikasi segala kendaraan dapat melaksanakan pengisian listrik dari permukaan jalur,” kata Vågstedt.

Bila Scania baru mengawali mengganti teknologi sumber tenaga penggerak bis, Volvo yang bermarkas di Göteborg, telah bekerja sama dengan bermacam kota di Eropa buat bis elektrik. Salah satunya kerjasama dengan Hamburger Hochbahn AG( Hochbahn), operator transportasi kota Hamburg, mulai mengoperasikan Volvo 7900 Hibrida- Elektrik bagaikan bagian dari uji komparasi operasional. Hochbahn mempunyai ribuan armada dengan bermacam- macam teknologi. Mereka menargetkan, pada tahun 2020 dapat mengoperasikan bis yang leluasa emisi gas buang.

Hochbahn mengoperasikan 3 bis, satu bis tipe 12 m serta 2 busnya merupakan bis gandeng 18 m. Ketiganya melayani rute 109 di Hamburg. Pengoperasian Volvo 7900 Hibrida- Elektrik oleh Hochbahn ini dalam rangka mencari perbandingan pengisian battere bis elektrik terbaik.“ Kami bangga kalau bis hibrida- elektrik terkini kami hendak melayani rute inovasi di jalan 109. Untuk kami, bis hibrida- elektrik merepresentasikan kerjasama Hamburger Hochbahn AG buat menggapai apa yang di idamkan, membuat transportasi publik yang effesien, tidak bising serta berkepanjangan,”, kata CEO Volvo Group Olof Persson dikala peresmian pengoperasian Volvo 7900 Hibrida- Elektrik.

Ikut muncul dalam peresmian pengoperasian jalan itu, Günter Elste, CEO Hochbahn, Olaf Scholz, First Mayor of Hamburg serta Rainer Bomba, State Secretary at the Federal Transport Ministry.

Seluruh teknologi masa depan diujicobakan pada jalan yang diucap jalan inovasi ialah jalan 109. Pada jalan ini Hochbahn menguji bermacam- macam bis dengan bermacam- macam teknologi secara paralel, baik teknologi penggerak ataupun teknolgi yang lain yang berorientasi pada masa depan. dalam rute ini tidak cuma bis hibrida- elektrik namun pula bis diesel yang effesien diperbandingkan. Terdapat 65 bis dengan teknologi terkini yang diujicoba di rute ini.

Dalam rute ini terdapat halte listrik dekat Hamburg Central Station sampai stasiun Alsterdorf, dengan jarak 10 Kilometer. Volvo mengklaim rute ini lumayan baik buat pengoperasian bis mereka. Rute ini dilengkapi teknologi groundbreaking plug- in pada 2 stasiun pengisian listrik yang dapat menunjang pengoperasian bis listrik.

First Mayor of Hamburg Olaf Scholz, menyakini rute inovasi hendak menciptakan penemuan menarik. Ia percaya metode ini dapat mengakselerasi kebijakan kota dalam pengembangan transportasi yang berkepanjangan serta penghematan sumber energi buat bus- bus yang dioperasikan.“ Tujuan utama merupakan pengurangan emisi sampai leluasa emisi gas buang pada tahun 2020 dapat dilaksanakan,” katanya.

Sedangkan CEO Hochbahn, Günter Elste mengaku, grupnya bersyukur atas dorongan bermacam pabrikan tercantum Volvo dalam proyek ini.“ Dengan metode ini, kami mau mendemonstrasikan mutu hidup yang lebih baik untuk masyarakat kota( Hamburg) serta kami dapat mengenali apa yang dapat dicapai dengan mesin berpenggerak eletrik,” ucapnya.

Technology Manager of the VDV( Verband Deutscher Verkehrsunternehmen e. V), Asosiasi Industri Transportasi Jerman, Martin Schmitz, memperhitungkan kesempatan konsep baru buat mesin penggerak bis masa depan terbuka lebar di Jerman. Bagi ia, pemakaian bis elektrik buat transportasi publik di negeri itu terus tumbuh.“ Saat ini terdapat 20 proyek ujicoba serta hendak terus meningkat dalam sebagian bulan ke depan,” ucap ia.

Volvo Bis Corporation meningkatkan pasar bis elektrik dengan Volvo 7900 Hibrida- Elektrik. Volvo mengklaim bis jenis ini jadi bis listrik awal berstandar Euro 6, pada motor elektrik serta teknologi plug- in buat pengisian battere. Hadirnya bis hibrida elektrik terkini ini, beberapa kota baik di Eropa ataupun di sebagian negeri lain telah melaporkan ketertarikannya. Penciptaan bis ini pula telah dijadwalkan sampai dini tahun 2016.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *